| Foto : Dok. Istimewa |
VoiceofRiau. Pekanbaru. Sebanyak 14 putra-putri terbaik Provinsi Riau berhasil melewati tahapan seleksi tingkat Panitia Daerah (Panda) Polda Riau dan berhak melanjutkan perjuangan ke seleksi tingkat pusat Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Keempat belas peserta tersebut terdiri atas 13 calon taruna dan 1 calon taruni yang akan membawa nama Provinsi Riau dalam tahapan seleksi berikutnya.
Pengumuman kelulusan ini disampaikan melalui Sidang Terbuka Penentuan Kelulusan Mengikuti Seleksi Pemeriksaan Kesehatan Tahap Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri T.A. 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau di Aula Tribrata Lantai 5 Mapolda Riau, Jumat, 26 Juni 2026.
Sidang berlangsung secara terbuka dan transparan dengan dihadiri Irwasda Polda Riau, para Pejabat Utama Polda Riau, serta melibatkan pengawas eksternal dari kalangan pemerintah daerah, akademisi, organisasi profesi, hingga tokoh masyarakat. Keterlibatan para pengawas eksternal tersebut menjadi cerminan komitmen Polri dalam menghadirkan proses rekrutmen yang bersih, objektif, akuntabel, dan humanis.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjalani setiap rangkaian seleksi dengan penuh semangat dan sportivitas. Menurutnya, keberhasilan melaju ke tingkat pusat merupakan titik awal dari perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Kalian adalah harapan keluarga sekaligus harapan Polri untuk menjadi pemimpin-pemimpin Polri di masa depan. Namun perlu diingat, ini baru langkah awal. Perjalanan masih panjang dan membutuhkan disiplin, integritas, serta kerja keras," ujar Kapolda.
Kapolda juga menyampaikan pesan motivasi kepada peserta yang belum berhasil agar tidak patah semangat. Ia mendorong seluruh peserta untuk menerima hasil seleksi dengan lapang dada dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus berkembang dan mencoba kembali pada kesempatan mendatang.
Lebih jauh, Kapolda menekankan pentingnya pembentukan karakter di tengah arus perubahan zaman yang kian dinamis. Menurutnya, tantangan Polri ke depan tidak semata berkaitan dengan penegakan hukum, melainkan juga mencakup perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan.
"Teruslah belajar, berpikir yang baik, berkata yang baik, dan berbuat yang baik. Jadilah pribadi yang berintegritas dan selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa," pesannya.
Sementara itu, Karo SDM Polda Riau Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang memaparkan hasil pelaksanaan seluruh tahapan seleksi sebelum sidang penetapan kelulusan digelar. Seluruh proses dilaksanakan berlandaskan prinsip BETAH — Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis — dengan mekanisme pengawasan secara internal maupun eksternal.
Dengan resmi ditetapkannya kelulusan dalam sidang terbuka tersebut, ke-14 wakil terbaik Riau kini mengemban amanah untuk bersaing di panggung seleksi nasional Akpol T.A. 2026. Mereka diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama Provinsi Riau, hingga kelak terpilih sebagai perwira muda Polri yang berintegritas, profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.
Melindungi tuah, menjaga marwah.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba dapat melaporkan melalui WhatsApp ke nomor 08136306547.
Untuk layanan bantuan kepolisian yang lebih cepat, hubungi Layanan Kepolisian 110.

